Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

CERITA PRAKTIK BAIK (BEST PRACTICE) MENGGUNAKAN METODE STAR (SITUASI, TANTANGAN, AKSI, REFLEKSI HASIL DAN DAMPAK) TERKAIT PENGALAMAN MENGATASI PERMASALAHAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS XI MIA SMA NEGERI 2 BUNGURAN BARAT TAHUN AJARAN 2020/2021

Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice)  Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)

Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam Pembelajaran

 

Lokasi

SMAN 2 BUNGURAN BARAT

Lingkup Pendidikan

Sekolah Menengah Atas

Tujuan yang ingin dicapai

Meningkatkan keaktifan peserta didik dan kemampuan berpikir HOTS dengan penerapan model PBL dengan pendekatan saintifik  pada materi elastisitas dan fluida statis kelas XI IPA SMAN 2 Bunguran Barat

Penulis

Wahyudi, S.Pd

Tanggal

20 Januari 2021

Situasi:

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.

 

Latar belakang masalah dari praktik pembelajaran ini adalah :

 1.         Motivasi dan minat sebagian peserta didik masih kurang dalam belajar fisika

 2.         Proses pembelajaran masih didominasi oleh guru, belum sepenuhnya melibatkan keaktifan peserta didik secara langsung

 3.         Guru masih sering menggunakan model pebelajaran yang konvensional

 4.         Guru belum mengkaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa

 5.         Guru masih jarang menggunakan media (alat praktikum dan teknologi ) dalam pembelajaran  

 

Mengapa praktik ini penting untuk dibagikan ?

Alasan praktik ini penting untuk dibagikan antara lain :

 1.         Berbagi pengalaman denan rekan-rekan guru yang mengalami permasalahan yang sama

 2.         Memotivasi diri sendiri dan rekan-rekan guru untuk memberikan yang terbaik bagi peserta didik

 3.         Menjadi bahan refleksi untuk mengevaluasi dan memperbaiki dalam proses pembelajaran berkelanjutan

 4.         Praktik pembelajaran ini bisa menjadi pendorong untuk guru lebih kreatif dalam mendesain pembelajaran inovatif terutama untuk penulis sendiri

 

Apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini ?

 

Peran dan tanggung jawab saya dalam praktik ini, yaitu saya sebagai perencana, pelaksana dan penilai dalam proses pembelajaran.

1.         Dalam hal perencanaan pembelajaran saya
bertanggung jawab mengelola kelas dengan baik dan membuat rencana perangkat pembelajaran yang disesuaikan dengan kurikulum.

2.         Dalam hal pelaksanaan saya bertanggung jawab untuk menerapkan model pembelajaran inovatif dan menuntut keterlibatan siswa secara langsung dalam praktikum dan berpikir analisis. Salah satu model pembelajaran yang menuntut siswa berpikir analisis dalam prosesnya adalah model Problem based learning (PBL). Selain itu saya juga dapat memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran yang dapat menarik perhatian berupa media powerpoint dan vidio pembelajaran sehingga peserta didik dapat memahami materi pelajaran dengan lebih maksimal.

3.         Dalam hal penilaian saya bertanggung jawab untuk menilai aktivitas pembelajaran baik penilaian sikap, pengetahuan, maupun keterampilan dengan harapan tujuan pembelajaran dan hasil belajar dapat tercapai
sesuai dengan yang diharapkan. Serta melaksanakan refleksi pembelajaran sebagai bahan evaluasi dan perbaikan untuk pembelajaran selanjutnya.

Tantangan :

Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat,

 

Tantangan melakukan praktik ini menurut saya untuk mencapai tujuan yaitu:

 1.         Penggunaan media pembelajaran yang tepat dan inovatif yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan karakteristik materi pembelajaran sehingga mampu menarik minat belajar peserta didik.

 2.         Penggunaan model pembelajaran yang tepat sehingga mampu meningkatkan aktifitas dan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran

 3.         Guru harus mampu meningkatkan keaktifan dan kemampuan berpikir HOTS peserta didik melalui proses pembelajaran yang menarik, kreatif dan inovatif.

 

Berdasarkan tantangan tersebut di atas maka dapat

disimpulkan bahwa tantangan yang dihadapi melibatkan:

1.         Peran guru dalam hal kompetensi yang harus dimiliki guru yaitu: kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, dan kompetensi teknologi

2.         Peserta didik yaitu minat dan keaktifan peserta didik serta hasil belajar peserta didik.

Siapa saja yang terlibat ?

Pada kegiatan pembelajaran praktik mengajar melibatkan :

1.      Kepala sekolah

2.      Dosen pembimbing

3.      Guru pamong

4.      Rekan guru dan tata usaha

5.      Peserta didik

 

Aksi :

Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini

 

Langkah – langkah yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut yaitu :

1.      Melakukan observasi terhadap peserta didik dan lingkungan belajar

2.      Mendiskusikan dengan rekan PPG, mengkonsultasikan dengan guru pamong dan dosen pembimbing

3.      Menyusun rencana Aksi

4.      Melakukan penilaian pada setiap proses baik afektif, kognitif, psikomotor

Strategi apa yang digunakan ?

Strategi yang saya gunakan dalam praktik pembalajaran, yaitu :

1.      Pemilihan model pembelajaran kreatif dan inovatif Strategi yang dilakukan guru dalam pemilihan model pembelajaran kreatif dan inovatif. Adapun model pembelajaran inovatif yang dipilih yaitu Model Problem Based Learning (PBL).

Adapun langkah-langkah pembelajaran model Problem Based Learning :

Sintaks I : Orientasi siswa kepada masalah

Sintaks II : Identifikasi masalah oleh peserta didik

Sintaks III : Mengorganisasikan peserta didik untuk Belajar

Sintaks IV : Membimbing penyelidikan individual

maupun kelompok

Sintaks V : Mengembangkan dan menyajikan hasil karya

Sintaks VI : Menganalisis dan mengevaluasi proses

pemecahan masalah

2.      Menyiapkan LKPD yang akan didiskusikan oleh peserta didik secara kelompok

3.      Menggunakan video pembelajaran berbasis TPACK dan media power point , modul ajar, media internet.

4.      Melakukan penilaian secara menyeluruh dari

a.       Aspek Kognitif

Penilaian aspek kognitif digunakan penilaian berupa tes tulis yang sudah tertuang pada instrumen penilaian mulai dari kisi-kisi, indikator ketercapaian, dan rubrik penilaian untuk melengkapi penilaian diakhir pembelajaran.

b.      Aspek Afektif

Penilaian sikap digunakan bentuk observasi pada peserta didik selama kegiatan pembelajaran berlangsung dan tertuang pada rubrik penilaian sikap. Adapun yang di nilai dari aspek afektif yaitu rasa ingin tahu, motivasi, dan tanggung jawab.

c.       Psikomotorik.

Penilaian keterampilan digunakan penilaian dengan teknik observasi pada proses pembelajaran. Adapun rubrik penilain pada aspek keterampilan sudah tertuang pada instrumen penilaian pada rancangan pembelajaran praktik mengajar aksi 1 sampai 2.

 

 

 

Bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat?

Proses kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran Fisika Kls XI yaitu :

1.      Peserta didik di bagi dalam 5 kelompok dari jumlah siswa 22 orang

2.      Peserta didik akan menyimak video pembelajaran sebagai orientasi pada masalah  dengan bimbingan guru, sambil guru melakukan apersepsi dan identifikasi masalah

3.      Setelah melakukan orientasi maslaah dan mengidentifikasi penyebab masalah peserta didik akan melakukan praktikum dengan panduan LKPD yang diberikan oleh guru.

4.      Guru membimbing percobaan kelompok peserta didik

5.      Peserta didik Bersama kelompoknya akan menyajikan hasil percobaan dengaan menjawab pertanyaan-pertanyaan pada LKPD

6.      Peserta didik melakukan presentasi hasil percobaan yang sudah dikerjakan

7.      Peserta didik dan guru bersama-sama menganalisis dan mengevaluasi hasil pemecahan masalah

Yang terlibat antara lain :

1.      Kepala sekolah sebagai pimpinan instansi

2.      Guru mata pelajaran fisika

3.      Peserta didik kelas XI IPA, SMAN 2 BUNGURAN BARAT

4.      Rekan guru dan TU yang membantu merekam video kegiatan pembelajaran

5.      Dosen pembimbing

6.      Guru pamong

 

Sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini :

1.      Kemampuan dalam pengelolaan kelas dengan mengacu pada sintak-sintak model pembelajaran PBL menggunakan pendekatan saintifik.

2.      Rencana pelaksanaan pembelajaran beserta komponen-komponennya.

Refleksi Hasil dan dampak

Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif?  Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut

 

Bagaimana dampak dari aksi dari langkah – langkah
yang dilakukan?

Dampak dari langkah-langkah pembelajaran bagi peserta didik, yaitu
:

1. peserta didik lebih cenderung aktif/antusias saat pembelajaran berlangsung

2. kemampuan berpikir hots siswa meningkat dibuktikan dengan hasil evaluasi peserta didik.

Dampak dari langkah-langkah pembelajaran bagi guru, yaitu:

1.         Meningkatnya kemampuan guru dalam penggunaan
model pembelajaran PBL menggunakan pendekatan saintifik dan penggunaan media pembelajaran.

2.         Termotivasi merancang pembelajaran yang inovatif
untuk kegiatan pembelajaran berikutnya.

3.         Pembelajaran lebih berpusat kepada peserta didik
bukan lagi berpusat kepada guru

 

Apakah hasilnya efektif ?atau tidak efektif? Mengapa ?


Berdasarkan hasil yang diperoleh dari aksi 1 sampai dengan
aksi 2 dengan penerapan model pembelajaran Problem based learning (PBL) relatif efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir HOTS dan keaktifan belajar peserta didik.

 

Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi
yang dilakukan ?


Respon dari orang lain terkait dengan strategi yang saya
lakukan, yaitu : saya memperoleh respons yang positif baik dari peserta didik maupun dari kepala sekolah serta rekan guru yang lain begitu pula dari teman sejawat PPG, guru Pamong dan Dosen Pembimbing yang sangat mendukung dan menanggapi baik terhadap aksi yang saya lakukan. Peserta didik sangat senang dan antusias pada saat belajar, ini terlihat dari tingkat keaktifan dalam melakukan diskusi kelompok, mencari informasi baru serta menyampaikan hasil diskusi dengan presentasi hasil praktikum sehingga dapat disimpulkan pembelajaran menjadi berpusat kepada peserta didik.


Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau
ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan ?


Salah satu faktor yang menyebabkan keberhasilan
pembelajaran, yaitu : Faktor keberhasilan pembelajaran ini sangat ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran di kelas terutama dalam hal penggunaan media pembelajaran dan model pembelajaran. Serta kesiapan peserta didik dalam menerima materi pembelajaran. Keberhasilan pembelajaran tersebut peserta didik mengalami peningkatan dalam hal kemampuan berpikir HOTS dari materi yang diajarkan dengan penggunaan model pembelajaran problem based learning (PBL).


Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut?


Dari keseluruhan proses praktek pembelajaran yang
dilakukan, saya mendapatkan pengalaman yang sangat luar
biasa dan juga mendapatkan pembelajaran bahwa;

1.         Dalam merancang pembelajaran guru harus bisa
mengidentifikasi masalah, melakukan eksplorasi masalah melalui wawancara baik dengan kepala sekolah, rekan sejawat dan kajian literatur, sehingga dapat menentukan solusi dengan pemilihan model dan metode pembelajaran yang sesuai dengan masalah dan karakter peserta didik.

2.         Guru juga harus selalu mengembangkan diri dan
berinovasi sehingga mampu mendesain proses
pembelajaran yang inovatif, kreatif, menyenangkan.

3.         Guru harus lebih kreatif dalam memilih media sehingga
dapat meningkatkan minat belajar siswa sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai

 

 

 

 

Posting Komentar untuk "CERITA PRAKTIK BAIK (BEST PRACTICE) MENGGUNAKAN METODE STAR (SITUASI, TANTANGAN, AKSI, REFLEKSI HASIL DAN DAMPAK) TERKAIT PENGALAMAN MENGATASI PERMASALAHAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS XI MIA SMA NEGERI 2 BUNGURAN BARAT TAHUN AJARAN 2020/2021"