Upaya Orangtua Mengurangi Pengaruh Buruk Gadget terhadap perilaku Peserta Didik
Oleh :
Herianto, S. Pd (Guru di SMA Negeri 1 Laeparira)
Gadget
adalah istilah yang merujuk kepada perangkat elektronik yang memiliki fungsi
khusus. Kata gadget sendiri berasal dari bahasa Inggris yang diartikan sebagai
gawai dalam bahasa Indonesia.
Selain
itu, gadget juga kerap dihubungkan dengan ponsel pintar atau smartphone.
Perkembangan gadget sebagai alat elektronik kemudian menjadi suatu kebutuhan.
Contohnya pada ponsel dengan sekadar menjadi alat komunikasi, kini berkembang
untuk kebutuhan dan gaya hidup.
Jenis-jenis Gadget
1.
Smartphone
atau Tablet Sebagai alat komunikasi, Dengan bantuan smartphone atau tablet,
maka seseorang akan lebih mudah dalam menghubungi siapapun di daerah yang jauh
atau bahkan di beda negara. Namun, untuk melakukannya, dibutuhkan jaringan
internet.
2.
Komputer/Laptop/Notebook
untuk Produktivitas, Laptop itu sendiri memiliki bentuk ringkas serta memiliki
banyak kelebihan jika dibandingkan dengan komputer lawas atau desktop. Laptop
juga lebih mudah dibawa kemana saja. Performanya pun dapat menandingi komputer
lawas.
3.
Ipod
untuk Hiburan, Jenis gadget yang satu ini memiliki fungsi untuk memberikan hiburan
kepada para penggunanya. Selain itu, gadget untuk hiburan sendiri memiliki
fungsi dasar yaitu memutar musik ataupun video.
4.
Konsol
game, drone, Fitness Band, Smartwatch, dan action cam Untuk Gaya Hidup, tren
gaya hidup sehat yang banyak diminati orang saat ini membuat banyak produsen
menjadi berlomba-lomba membuat gadget yang cocok dalam mendukung gaya hidup
sehat. Selain itu, gadget yang mendukung gaya hidup juga diharapkan memiliki
banyak kelebihan yang disukai oleh anak muda, seperti misalnya ringkas, kaya
fitur, serta dapat memenuhi kebutuhan sekunder.
Fungsi Gadget
Gadget saat ini telah menjadi sebuah perangkat yang integral
dalam kehidupan. Secara rinci, perangkat elektronik ini kemudian memiliki
sejumlah fungsi. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari gadget untuk memudahkan mengakses informasi, untuk mempercepat pencarian, untuk membantu bisnis dan bekerja, untuk
menunjang aktivitas sehari-hari.
Gadget sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak
zaman sekarang, tak hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk edukasi. Meski
begitu, orang tua tetap perlu memerhatikan penggunaan barang tersebut pada anak
untuk menghindari anak kecanduan gadget.
Kecanduan gadget sudah
menjadi salah masalah yang sering dikeluhkan orang tua, terutama semenjak
pandemi melanda. Akibatnya, anak lebih senang diam di rumah bermain dengan
gadget mereka dibanding bermain di luar rumah.
Hal itu tentu saja bisa berdampak buruk bagi
kesehatan dan tumbuh kembang anak, serta kemampuan sosialisasi mereka. Karena
itu, jangan dibiarkan, ketahui cara yang boleh mengatasi anak kecanduan gadget dengan melakukan beberapa cara dibawah ini.
1.
Batasi waktu penggunaan,
Untuk
mengurangi ketergantungan anak pada gadget, ibu perlu membatasi
durasi penggunaannya sesuai umur anak. American Academy of Pediatrics (2013)
dan Canadian Pediatric Society (2010) sudah memberikan pedoman waktu screen
time sebagai berikut :
- Anak di bawah usia 2 tahun : tidak boleh dibiarkan bermain gadget sendiri, termasuk TV, smartphone, dan tablet.
- Anak-anak usia 2-4 tahun : kurang dari satu jam sehari.
- Usia 5 tahun ke atas : sebaiknya tidak lebih dari dua jam sehari untuk penggunaan rekreasi (tidak termasuk kebutuhan belajar).
2.
Tentukan jadwal,
- Menentukan jadwal yang sesuai untuk anak bermain gadget,
apapun gadgetnya. Beri Si anak pilihan untuk menonton TV,
menggunakan laptop, dan lain-lain.
- Biarkan anak memilih jam berapa ingin menggunakan barang
elektronik tersebut. Dengan begitu, tidak hanya memberinya rasa kebebasan tapi
juga melibatkan anak dalam pengambilan keputusan.
3.
Ajak
anak melakukan aktivitas lain,
Tidak harus selalu keluar rumah,
ada juga banyak aktivitas seru lainnya yang bisa dilakukan di rumah untuk
menghibur anak. Misalnya, bermain board
game, petak umpet, bernyanyi bersama, membaca buku, membantu memasak
dan lain-lain.
4.
Habiskan
waktu lebih banyak dengan anak,
Hal ini mungkin terdengar terlalu sederhana, tapi penelitian sudah membuktikan bahwa anak-anak yang sering dibiarkan sendirian lebih cenderung kecanduan gadget.
Jadi, berinisiatif lah
untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan Si Kecil dan menemani mereka
melakukan berbagai aktivitas yang menarik.
5.
Jadilah Contoh,
Anak-anak cenderung mengikuti apa
yang orangtua mereka lakukan dibanding apa yang orang tua mereka katakan. Jadi,
bila ingin mengatasi anak kecanduan gadget, perlu
menjadi contoh yang baik dengan tidak terus menerus melihat smartphone.
6.
Tetapkan
area bebas gadget
- Membuat peraturan untuk tidak menggunakan gadget di tempat-tempat tertentu. Misalnya, di meja makan, di kamar tidur dan di dalam mobil. Di tempat tersebut, anggota keluarga yang lain juga tidak diperbolehkan menggunakan gadget.
- Dengan begitu, bisa membatasi penggunaan gadget pada anak sekaligus mengajarkan anak untuk fokus makan ketika berada di meja makan dan tidur dengan jadwal yang teratur ketika sudah masuk kamar tidur.
Sumber :
- https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-gadget/#Jenis-Jenis_Gadget
- https://www.halodoc.com/artikel/anak-kecanduan-gadget-ini-6-cara-ampuh-untuk-mengatasinya
Posting Komentar untuk "Upaya Orangtua Mengurangi Pengaruh Buruk Gadget terhadap perilaku Peserta Didik"