Mewujudkan Jiwa Wirausaha Melalui Koperasi Siswa SMKN 5 Kendal Jawa Tengah
Oleh : Anita Yuliana, S.Pd
Koperasi siswa adalah sebuah wahana pembelajaran yang memiliki tujuan untuk membentuk nilai-nilai luhur kepribadian dan perilaku ekonomi berdasarkan asas kekeluargaan. Melalui koperasi siswa, diharapkan siswa dapat mengembangkan perilaku berwirausaha, kerja sama, dan jiwa kewirausahaan yang menjadi modal mereka sebagai seorang entrepreneur muda.
Pendidikan mengenai koperasi siswa dapat diperoleh melalui berbagai sumber, seperti buku panduan dan materi yang disampaikan oleh guru. Namun, pengalaman langsung dalam mengelola koperasi siswa juga merupakan bagian penting dalam pendidikan berkoperasi. Dengan demikian, siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan teori, tetapi juga memiliki kesempatan untuk praktek langsung dalam mengelola bisnis. Hal ini menunjukkan bahwa koperasi siswa memungkinkan siswa belajar sambil bekerja dan mengembangkan perilaku positif berkoperasi.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, terjadi penurunan keikutsertaan siswa sebagai anggota koperasi siswa di SMK N 5 Kendal. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan siswa mengenai koperasi siswa. Ketidaktahuan siswa akan pentingnya berkoperasi menyebabkan kurangnya minat mereka terhadap kegiatan koperasi. Selain itu, persepsi negatif siswa terhadap koperasi siswa juga menjadi faktor lain yang mengurangi minat mereka. Padahal, kegiatan koperasi siswa sangat penting dalam membantu siswa memperoleh pengalaman dan pengetahuan dalam mengembangkan jiwa wirausaha.
Adapun manfaat dari hasil penulisan ini adalah:
Bagi sekolah, penulisan ini dapat memberikan pemahaman dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan koperasi siswa di SMK N 5 Kendal yang telah direncanakan oleh sekolah. Selain itu, dapat menjadi rekomendasi bagi sekolah untuk mengembangkan proses pembinaan koperasi siswa sehingga siswa lebih memahami pentingnya berkoperasi.
Bagi koperasi, kegiatan koperasi siswa dapat membentuk karakter siswa yang mandiri, bertanggung jawab, saling tolong menolong, dan bekerja sama dalam menjalankan tugas sebagai anggota koperasi.
Bagi siswa, kegiatan koperasi siswa dapat meningkatkan karakter siswa agar memiliki semangat dalam kewirausahaan, bekerja keras, dan disiplin. Hal ini akan bermanfaat bagi masa depan mereka.
Selain itu, pendidikan karakter juga merupakan hal penting dalam pembentukan siswa yang baik. Pendidikan karakter adalah sistem yang menanamkan nilai-nilai karakter pada peserta didik, termasuk kesadaran individu, tekad, dan tindakan untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam hubungan dengan Tuhan, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan bangsa. Karakter yang baik adalah karakter yang berusaha melakukan hal terbaik dalam segala aspek kehidupan sehari-hari.
Dalam pendidikan karakter, terdapat beberapa karakter yang
ditekankan untuk dikembangkan pada individu. Beberapa karakter yang sering dianggap penting dalam pendidikan karakter adalah:
Kejujuran: Ini melibatkan keberanian untuk berbicara jujur, tidak berbohong, dan bertindak secara jujur dalam segala situasi.
Tanggung jawab: Ini mencakup kemampuan untuk mengenali dan mengambil tanggung jawab atas tindakan dan keputusan kita sendiri. Tanggung jawab juga melibatkan pemahaman tentang konsekuensi dari tindakan kita dan siap untuk menerimanya.
Kerjasama: Kemampuan untuk bekerja sama dengan orang lain, menghargai perbedaan, mendengarkan dengan baik, memberikan kontribusi, dan mencapai tujuan bersama.
Ketekunan: Ini adalah kualitas untuk tetap berkomitmen, gigih, dan tidak menyerah ketika menghadapi rintangan atau tantangan. Ketekunan adalah kunci untuk mencapai tujuan jangka panjang.
Empati: Ini melibatkan kemampuan untuk memahami dan merasakan perasaan dan perspektif orang lain. Empati melibatkan kepekaan terhadap kebutuhan orang lain dan kemauan untuk membantu.
Kedisiplinan: Ini melibatkan kemampuan untuk mengendalikan diri, mengikuti aturan, dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Rasa hormat: Ini mencakup penghargaan terhadap hak dan martabat orang lain, menghormati perbedaan, dan bertindak dengan sopan.
Kreativitas: Ini melibatkan kemampuan untuk berpikir dan bertindak secara kreatif, menghasilkan ide-ide baru, dan menemukan solusi yang inovatif.
Kemandirian: Ini melibatkan kemampuan untuk mengambil inisiatif, bekerja secara mandiri, dan memiliki kepercayaan diri dalam mengambil keputusan.
Cinta kasih: Ini melibatkan sikap kepedulian, perhatian, dan kasih sayang terhadap orang lain. Cinta kasih melibatkan kemampuan untuk membantu, mendukung, dan peduli pada kebahagiaan dan kesejahteraan orang lain.
Pendidikan karakter bertujuan untuk membentuk individu yang memiliki karakter yang baik, moral yang kuat, dan integritas pribadi. Dengan mengembangkan karakter ini, diharapkan individu dapat menjadi warga yang bertanggung jawab, berempati, dan berkontribusi positif dalam masyarakat.
Posting Komentar untuk "Mewujudkan Jiwa Wirausaha Melalui Koperasi Siswa SMKN 5 Kendal Jawa Tengah"