Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

 Oleh
Ferisha Fizalita 
Guru Fisika SMA Negeri 3 Kota Jambi

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan salah satu bagian yang tak terpisahkan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). IKM P5 menjadi istimewa karena penerapannya tidak terintegrasi dalam pembelajaran setiap mata pelajaran melainkan mempunyai porsi khusus dalam setiap alokasi jam mata pelajaran yang membuat peserta didik memiliki kesempatan untuk dapat mengembangkan kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap mereka dengan belajar dari teman mereka, guru, bahkan sampai pada tokoh masyarakat sekitar dalam menganalisis isu-isu hangat yang terjadi di lingkungan sekitar.

P5 adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Menemukan pengalaman belajar melalui sebuah kolaborasi dari permasalahan lingkungan adalah tujuan dan harapan Projek penguatan profil pelajar Pancasila. Pasalnya, pengalaman belajar akan menciptakan perubahan karakter Peserta didik. Peserta didik diharapkan mejadi pelajar pancasila yang mampu berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Profil Pelajaran Pancasila 
(Sumber : https://guruinovatif.id)

Dalam Menjalankan projek ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi memberikan 7 tema projek.  Satuan pendidikan diberikan fleksibilitas untuk memilihnya di setiap fase yang akan dijalani sesuai ketentuan. Untuk jenjang SMA, dalam satu tahun pelajaran peserta didik mengikuti P5 yang dilakukan dengan ketentuan  3 sampai 4 proyek untuk kelas X dan 2 sampai 3 proyek untuk kelas XI. Adapun alokasi pelaksanaan proyek dalam satu tahun pelajaran adalah 486 JP untuk kelas X, 216 JP untuk kelas XI, dan 192 untuk kelas XII. Adapun tema projek ini adalah :

  1. Gaya Hidup Berkelanjutan 
  2. kearifan Lokal
  3. Bhinneka Tunggal Ika
  4. Bangunlah Jiwa Raganya
  5. Suara Demokrasi
  6. Berekayasa dan Berteknologi Membangun NKRI
  7. Kewirausahaan


Dalam pelaksanaan P5 ini, pendidik berperan sebagai fasilitator pembelajaran yang diharapkan dapat membantu peserta didik mengoptimalkan proses projek penguatan profil pelajar pancasila. Peran guru sebagai fasilitator projek adalah :

  1. Memperhatikan kebutuhan dan minat belajar setiap peserta didik agar dapat memberikan stimulan atau tantangan yang beragam (berdiferensiasi), sesuai dengan gaya belajar, daya imajinasi, kreasi dan inovasi, serta peminatan terhadap tema projek profil.
  2. Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat dalam perencanaan dan pengembangan projek profil, dengan menyesuaikan kesiapan peserta didik dalam tingkat keterlibatan.
  3. Memberikan ruang bagi peserta didik untuk mendalami isu atau topik pembelajaran yang kontekstual dengan tema projek profil sesuai dengan minat masing-masing peserta didik.
  4. Berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait projek profil (orang tua, mitra, lingkungan satuan pendidikan, dll. ) dalam mencapai tujuan pembelajaran dari setiap tema projek profil.

Untuk melaksanakan kegiatan P5 ini maka harus ada alur perencanaan yang harus dilakukan satuan pendidikan. Adapun alur perencanaan tersebut adalah :
  1. Membentuk tim fasilatator P5
  2. Mengidentifikasi tingkat kesiapan satuan pendidikan
  3. Merancang dimesnsi, tema, dan alokasi waktu proyek
  4. Menyusun modul proyek
  5. Merancang strategi pelaporan hasil Proyek

Alur Pelaksanaan P5



Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri 3 Kota Jambi 

SMA Negeri 3 Kota Jambi, sejak Tahun Pelajaran 2022/2023 untuk pertama kali menerapkan kurikulum merdeka di sekolah. Adapun kurikulum yang dipilih adalah kurikulum merdeka berbagi. Setelah membentuk tim fasilitator, maka langkah selanjutnya adalah menentukan tema, dimensi yang dipilih, serta menyusun modul proyek. Pada Tahun pelajaran 2022/2023, SMA Negeri 3 Kota Jambi akan melaksanakan tiga proyek untuk kelas Fase E-X12. Adapun tema proyek yang dipilih adalah kearifan lokal, Kewirausahaan, dan Gaya Hidup Berkelanjutan. Karena akan melaksanakan tiga proyek, maka guru kelas X dibagi menjadi tiga kelompok sesuai dengan jumlah proyek yang ditentukan. Masing-masing kelompok akan bertangungjawab untuk membuat satu modul proyek. Penulis sendiri bergabung dalam tim satu yang bertugas membuat modul proyek satu dengan tema kearifan lokal. 

Pembukaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila 
di SMA Negeri 3 Kota Jambi


Pada tema Kearifan Lokal ini penulis dan tim menyusun modul dengan judul "Senarai Sepucuk Jambi". Adapun Kearifan Lokal yang diangkat dibedakan menjadi tiga sub tema utama yaitu kuliner daerah , seni budaya daerah, dan cagar budaya daerah. diharapkan peserta didik dapat mengenal kearifan lokal di Jambi dengan membauat kuliner daerah dari Jambi, menampilkan seni budaya daerah Jambi, dan mempublikasikan cagar budaya yang ada di Provinsi Jambi dengan harapan selama proses pelaksanaan proyek ini peserta didik mampu mengembangkan dua profil pelajar pancasila, yaitu dimensi kebhinekaan global serta gotong royong. Modul lengkap proyek penguatan profil pelajar pancasila tema kearifan lokal dapat dilihat pada  : Modul P5 Tema Kearifan Lokal.

Modul P5 Tema Kearifan Lokal


Keberhasilan pelaksanaan P5 ini akan sangat bergantung kepada kerjasama antara pendidik dan peserta didik. Adapun manfaat yang didapat bagi peserta didik dengan P5 ini adalah memberi ruang dan waktu untuk peserta didik mengembangkan kompetensi memperkuat karakter dan profil Pelajar Pancasila, dan melatih kompetensi pemecahan masalah dari peserta didik.

Posting Komentar untuk "Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila"