BEST PRACTICES - Menggunakan Metode STAR
Oleh : Angella Puspita Veranica, S. Pd.
Berikut ini merupakan cerita praktik baik/ best practice yang telah saya lakukan dalam rencana aksi pembelajaran di dalam kelas X.4 SMA Negeri 1 Grobogan dengan menggunakan metode star. Dimana rencana aksi pembelajaran dilaksanakan pada hari senin, 9 Januari 2023.
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan,
Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait
Pengalaman Mengatasi Permasalahan Peserta Didik Kelas X SMA N 1 Grobogan Dalam Pembelajaran
Ekonomi
|
Lokasi |
SMA Negeri 1
Grobogan |
|
Lingkup
Pendidikan |
Sekolah
Menengah Atas |
|
Tujuan yang
ingin dicapai |
Meningkatkan penggunaan media pembelajaran yang mampu
menarik perhatian peserta didik dalam belajar ekonomi dengan model
pembelajaran Problem
Based Learning (PBL). |
|
Penulis |
Angella Puspita Veranica |
|
Tanggal |
9 Januari 2023 |
|
Situasi: Kondisi yang
menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan,
apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini. |
Kondisi yang
menjadi latar belakang masalah: ·
Kurangnya pemanfaatan media
pembelajaran berbasis teknologi
informasi dengan indikator membangkitkan keinginan dan minat baru
dalam belajar
ekonomi ·
Model
dan media pembelajaran yang digunakan oleh pendidik masih
konvensional. Praktik ini penting dibagikan
karena dapat memberikan dampak dalam proses pembelajaran yaitu: ·
Dapat membangkitkan keinginan dan minat
baru dalam belajar bagi peserta didik. ·
Peserta
didik dapat membuat dan mempresentasikan mind mapping yang termasuk
dalam ranah kognitif C6 (mencipta) pada taksonomi Bloom Peran
dan tanggung jawab saya dalam praktik ini: ·
Memperoleh
bimbingan dalam proses penyusunan rencana pembelajaran. ·
Berdiskusi
dan mempresentasikan hasil penyusunan rencana pembelajaran bersama dosen,
guru pamong, dan teman-teman mahasiswa PPG. ·
Melakukan
revisi perbaikan rencana pembelajaran. ·
Mengunggah
perangkat pembelajaran di LMS. ·
Melaksanakan
PPL
berdasarkan perangkat pembelajaran. ·
Mendokumentasikan
dalam bentuk video proses pelaksanaan PPL. ·
Mengunggah
video yang sudah diedit pada LMS. ·
Melakukan
refleksi kegiatan yang sudah dilaksanakan. |
|
Tantangan : Apa saja yang
menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat, |
Hal yang menjadi tantangan
untuk mencapai tujuan: ·
Terbatasnya
sarana dan prasarana di sekolah, yaitu seperti
koneksi internet ·
Kesiapan
peserta didik dalam proses pembelajaran dan mengoperasikan aplikasi untuk
membuat mind mapping, yaitu canva ·
Keaktifan
peserta didik dalam pembelajaran dan diskusi kelompok. Pihak yang terlibat pada praktik pembelajaran
ini: ·
Peserta didik sebagai
sentral dalam proses pembelajaran ·
Guru
sebagai fasilitator dan katalisator ·
Dosen
dan guru pamong sebagai pembimbing dalam proses melaksanakan praktik
pembelajaran. |
|
Aksi : Langkah-langkah
apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang
digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber
daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini |
Langkah-langkah yang dilakukan untuk
menghadapi tantangan tersebut: 1.
Mempersiapkan
sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk melaksanakan praktik pembelajaran,
seperti laptop, handphone, dan kamera. 2.
Mendapatkan
dukungan dari Kepala Sekolah. 3.
Membutuhkan
kerja sama dengan peserta didik yang membantu pada saat pengambilan video. 4.
Mempersiapkan
perangkat pembelajaran dan menggunakan
model Pembelajaran
Berbasis Masalah (Problem Based Learning / PBL) dengan Mind Mapping. 5.
Strategi yang
dilakukan adalah memilih media pembelajaran yang tepat dan menarik yang sesuai dengan karakteristik dan
kebutuhan peserta didik, yaitu PPT interaktif. 6.
Sumber daya
atau materi yang diperlukan adalah kemampuan guru dalam mengoperasikan sarana
dan prasarana untuk pembelajaran seperti laptop, LCD, jaringan internet dan
pembuatan PPT serta penggunaannya. |
|
Refleksi Hasil dan dampak Bagaimana
dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya
efektif? Atau tidak efektif? Mengapa?
Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang
menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang
dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut |
Dampak dari
aksi dan langkah-langkah yang dilakukan: ·
Semua
dapat dilaksanakan sesuai dengan apa yang telah direncanakan. ·
Tercapainya
kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan harapan. ·
Penggunaan
presentasi slide PPT sangat membantu pemahaman peserta didik terkait materi yang diajarkan. ·
Peserta
didik lebih termotivasi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. ·
Pemilihan
model & metode efektif, dilihat dari keaktifan peserta didik melakukan setiap kegiatan
pembelajaran, peserta didik mampu memberikan
tanggapan dan jawaban di setiap diskusi kelompok. Apakah hasilnya efektif atau tidak efektif?
Mengapa? ·
Hasilnya
efektif, karena peserta didik sangat antusias saat proses pembelajaran berlangsung, mulai dari pendahuluan hingga proses pembelajaran selesai. ·
Hasil dari
kegiatan yang dilakukan sangat efektif karena dapat meningkatkan motivasi
peserta didik. Respons orang
lain terkait dengan
strategi yang dilakukan: ·
Respons
kepala sekolah sangat positif dan mendukung penuh atas kegiatan pembelajaran
yang telah dilaksanakan. ·
Rekan
sejawat sangat positif, sehingga ingin melaksanakan model pembelajaran yang
telah saya laksanakan karena berdampak besar terhadap kemampuan berpikir
peserta didik. ·
Respons
dari peserta didik sangat senang dan antusias dengan pembelajaran ini. Hal
tersebut terlihat pada saat refleksi ternyata peserta didik di dalam
pembelajaran sangat menyukai presentasi dengan media mind mapping. Hal-hal yang menjadi faktor
keberhasilan: ·
Dapat
mengantisipasi atau mengatasi tantangan yang dihadapi sebelum hari
pelaksanaan praktik pembelajaran. ·
Berusaha
melaksanakan semaksimal mungkin apa yang telah direncanakan. ·
Penguasaan
pendidik
dalam menggunakan perangkat pembelajaran yang sudah dibuat. ·
Kemampuan
peserta didik dalam menggunakan aplikasi untuk membuat mind mapping, yaitu
canva. Ketidakberhasilan dari strategi
yang dilakukan: ·
Pengambilan
video pada saat pelaksanaan praktik pembelajaran kurang optimal khususnya
di pencahayaan karena faktor kondisi alam/ lingkungan sekitar. Selain itu suara
peserta didik yang kurang terdengar. ·
Dosen dan
guru pamong terkendala sit in karena terkendala koneksi internet. Pembelajaran dari keseluruhan
proses tersebut: ·
Peserta
didik lebih tertarik dan fokus dalam mengikuti pembelajaran. ·
Pembelajaran
lebih bervariasi sehingga peserta didik tidak mengalami kebosanan dalam
pembelajaran. ·
Pembelajaran
lebih menarik dan menyenangkan karena melibatkan peserta didik untuk membuat mind
map. |

Posting Komentar untuk "BEST PRACTICES - Menggunakan Metode STAR"